Asal usul Candi Prambanan Dan Dongeng Bandung Bondowoso

Asal usul Candi Prambanan Dan Dongeng Bandung Bondowoso

Benarkah Candi Prambanan dibangun dalam satu malam? Berikut ini penjelasannya menurut dongeng rakyat. Konon, asal usul Candi Prambanan dibangun oleh bangsa jin di bawah perintah Bandung Bondowoso dalam satu malam untuk melamar Roro Jonggrang. Namun, benarkah Candi Prambanan dibangun dalam satu malam?

Candi Prambanan atau Candi Roro Jonggrang merupakan kompleks percandian agama Hindu terbesar di Indonesia. Berdasarkan cerita rakyat yang beredar, Candi Prambanan dibangun oleh bangsa jin atas perintah Bandung Bondowoso untuk memenuhi permintaan Roro Jonggrang.

Menurut cerita, Roro Jonggrang memberikan persyaratan kepada Bandung Bondowoso untuk dibangunkan seribu candi dalam satu malam. Sayang, pembangunan tersebut gagal karena siasat cerdik dari Roro Jonggrang. Mengetahui hal itu, Roro Jonggrang kemudian dikutuk oleh Bandung Bondowoso yang murka menjadi sebuah arca batu untuk melengkapi batu yang keseribu.

Seperti cerita rakyat pada umumnya, asal usul Candi Prambanan dibangun terdapat dalam Prasasti Siwagrha. Candi Prambanan mulai dibangun oleh Rakai Pikatan sekitar tahun 850 Masehi. Candi ini didirikan sebagai tandingan atas kompleks candi-candi Buddha yaitu Candi Borobudur dan Candi Sewu. Pembangunan candi ini menunjukkan kembalinya wangsa Sanjaya atas Jawa.

 

Lalu, Bagaimana Asal Usul Candi Prambanan Menurut Sejarah?

Candi Prambanan adalah kompleks wilayah candi agama Hindu terbesar di Indonesia yang belokasi di daerah Klaten, Jawa Tengah. Candi Prambanan pertama kali dibangun pada tahun 850 Masehi oleh Rakai Pikatan yaitu seorang raja dari kerajaan Medang Kamulan.

Pada awalnya, pembangunan Candi Prambanan bertujuan untuk memuliakan Dewa Siwa tapi seiring berjalannya waktu, pikiran Rakai Pikatan mulai berubah. Rakai Pikatan ingin membangun Candi Prambanan menjadi lebih megah agar bisa menandingi Candi Borobudur dan Candi Sewu yang letaknya tidak jauh dari Candi Prambanan.

Setelah Rakai Pikatan meninggal, pembangunan Candi Prambanan dilanjutkan oleh penerusnya, yaitu Raja Lokapala dan seterusnya oleh Sri Maharaja. Saat ditengah pembangunan, rakyat menemukan beberapa kendala salah satunya terlalu dekat dengan sungai. Lalu, sungai tersebut ditimbun dengan menggantikan aliran sungai Opak yang sebelumnya mengalir di dekat candi jadi menjauhi candi.

Bekas timbunan sungai dijadikannya sebagai bahan lahan untuk mambangun candi perwira atau candi pengawal. Setelah selesai dibangun, Candi Prambanan dijadikan sebagai tempat upacara keagamaan. 

Sayangnya, kejayaan Candi Prambanan tidak berlangsung lama karena pada tahun 930 Masehi Raja Medang Kamulan memindahkan pusat pemerintahannya ke Jawa Timur.

Gunung Merapi

Hal ini dilakukan untuk menghindari letusan Gunung Merapi. Sejak perpindahan tersebut, Candi Prambanan tidak terurus bahkan keadaannya semakin memprihatinkan. Sebuah gempa terjadi pada abad ke 16 yang menyebabkan banyak candi yang rusak.

Penduduk setempat mengetahui keberadaan Candi Prambanan, namun mereka sama sekali tidak tahu menahu tentang latar belakang sejarah sebenarnya, tentang siapa raja yang membangun, dan kerajaan mana yang membangun bangunan megah ini.

Ketika Britania Raya menguasai Jawa, CA Lons yang berkebangsaan Belanda pada tahun 1733 menghebohkan dunia karena mengaku menemukan reruntuhan Candi Prambanan. Penggalian pemugaran ini dilakukan sejak saat itu, jauh sebelum Indonesia merdeka. Setelah merdeka, proses pemugaran terus dilanjutkan hingga selesai pada tahun 1953 meskipun masih banyak candi yang belum berhasil dipugar.

Proses pemugaran memakan waktu 200 tahun dan belum sepenuhnya selesai hingga kini. Hal ini dikarenakan Candi Prambanan sangat besar dan megah. Saat ditemukan, kondisinya berupa reruntuhan batu yang menggunung.

Baca juga: Begini Lho, Asal-Usul di Balik Nama Malioboro 

Candi Prambanan ditetapkan sebagai situs warisan budaya UNESCO pada tahun 1991. Selain itu, Candi Prambanan dinobatkan sebagai candi yang terindah se-Asia Tenggara. Arsitektur Candi Prambanan ramping mirip dengan percandian Hindu lainnya. Candi utama adalah Candi Siwa yang menjulang setinggi 47 meter di tengah kompleks gugusan candi lainnya yang lebih kecil.

Itulah sedikit sejarah asal usul Candi Prambanan yang merupakan salah satu candi termegah dan terindah di Asia Tenggara. Candi Prambanan menjadi salah satu ikon pariwisata Yogyakarta yang mampu menarik kunjungan wisatawan mancanegara dari berbagai penjuru dunia. Semoga informasi ini bermenfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *